2 bos

Susah juga kalau punya dua bos.
Yang satu mau nya yang seperti ini dan yang lainnya mau yang seperti itu. Padahal perbedaan antara ini dan itu cuma 2 huruf tapi implikasi nya luas sekali.
Boss satu maunya itu tapi bos satu lagi maunya ini. Bingung kan dan buat stres. Untung gw orangnya sabar, baik hati dan rajin menabung hehehe.
Yakin aja bisa selesai masalah ini dan berharap hasil yang maksimal.

Kode dari bos besar

Pagi ini dapat kode dari bos besar dan terbangun bangun jam 3.30. Jadi ya langsung tahajud aja.
Sebetulnya sudah beberapa kali dapat kode dari bos besar tapi terkadang malah ketiduran lagi padahal sudah niat sholat .
Alhamdulillah pagi ini sadar supaya bisa menahan kantuk dan sholat.
Kode dari bos besar itu bisa apa aja. Bisa mimpi, bisa tiba tiba terbangun begitu aja atau seperti saya ini, yang pengen bangun karena lihat jam. Mumpung ada waktu mari kita luangkan untuk sholat karena kita memang butuh sholat.
Sambil menunggu waktu shubuh, Ya saya buat tulisan ini aja.
In syaa Allah besok dapat kode dari bos besar lagi dan yang paling penting bisa bangun.
Dan waktu shubuh pun tiba….

Nongkrong….

Sebetulnya ada perasaan membingungkan antara malas keluar rumah dan keinginan untuk terus bisa berbaur dengan tetangga rumah. Jadi kadangkala pikiran itu mengganggu. Meskipun keinginan untuk berbaur dengan tetangga rumah lebih besar.

Masalahnya, kalau nongkrong cuma bisa dengerkan saja gak bisa ngomong apa apa karena memang gak ada yg bisa di omongin. Jadi lebih banyak harus mendengar dibandingkan dengam berbicara. Mendengarkan kesuksesan orang lain sambil berharap agar bisa meresakan kesuksesan mereka dan bisa sesukses mereka, itu aja sudah buat hati senang sambil membayang kehidupan mereka seperti apa.

Maka, jangan malas untuk nongkrong dengan tetangga rumah dan dengarkan saja. Siapa tahu ada yang bisa di pelajari dari para tetangga sambil menikmati cemilan, aqua dan alunan musik dari speaker harman kardon yang suaranya memang jernih dan enak di dengar.

Btw speaker nya punya tetangga…

Menyerah…

Sebenarnya aku pengen menyerah dan memulai dari awal lagi. Tapi itu tidak mungkin. Tuhan menciptakan aku untuk berusaha dan berdoa, bukan untuk menyerah…

Sebelum jam 3

Menghadiri rapat yang tidak jelas kapan mulainya, menunggu big bos yang masih di jalan, meninggu sambil termenung, menunggu sambil menulis hal tentang menunggu, menunggu dan menunggu.

Ya nikmati saja sambil menunggu….

Keep your ambition

Keep your ambition.

image

Hari sabtu seminggu lalu saya bersama keluarga pergi menuju mal di bekasi timur. Kami mencari baju yang cocok untuk kami. Maksudnya untuk membeli baju lebaran sekalian berjalan jalan saat berpuasa. Kami memang sudah lama tidak pergi ke mal. Keadaan mal memang belum begitu ramai karena saat ini masih pertengahan bulan ramadhan.
Di tengah kami mencari baju, saya melihat orang memakai baju yang bertulisan “keep your ambition”. Saya mendadak merenungkan tulisan tersebut. Tulisan yang sangat memprovokasi saya untuk lebih berjuang untuk kebahagian keluarga. Tulisan yang membuat saya mampu membuat saya berkeinginan lebih dalam hal apapun, termasuk menulis artikel ini. Bajunya memang biasa saja, seperti kaos.
Sering saya berpikir kalau memang tuhan mengingatkan saya untuk lebih mempunyai semangat dalam hal yang positif dan itu memang terjadi pada saya. Kadang ide bisa datang dari apa yang kita lihat di manapun dan dalam waktu apapun.
Kadang ide dan kemauan kurang bisa sepaham. Ide bisa datang tapi kalau kemauan belum ada, ya gimana dong?
Apapun itu, bila kita mempunyai ide, mungkin bisa kita tulis sementara di gadget, ponsel, tab atau apapun dan kemudian kita menyempurnakan saat kita ada waktu luang. Memang tidak mudah, tapi kalau ada usaha, pasti ada jalannya.
Ingat, tak ada hal yang sulit kecuali kita menganggapnya sebagai hal yang sulit.
So, Keep your ambition.